Inilah 5 Oleh-Oleh Khas Labuan Bajo Favorit Para Wisatawan

Inilah 5 Oleh-Oleh Khas Labuan Bajo Favorit Para Wisatawan

Oleh-Oleh Khas Labuan Bajo – Berkunjung ke suatu daerah rasanya kurang afdol kalau belum membeli sesuatu yang khas dari daerah tersebut. Sebagai daerah destinasi wisata premium, Labuan Bajo menjanjikan sesuatu yang lebih dari destinasi wisata lainnya di Indonesia. Selain diberikan kekayaan alam yang begitu indah, ada banyak oleh-oleh khas Labuan Bajo yang sayang sekali untuk tidak dibawa pulang.

Dari dulu oleh-oleh memang tidak pernah bisa dipisahkan dari kegiatan traveling atau liburan, untuk itu pada artikel ini kami akan memberikan sedikit rekomendasi oleh-oleh khas Labuan Bajo favorit para turis.

1. Rebok

Oleh-oleh khas Labuan Bajo yang pertama adalah Rebok. Rebok adalah makanan tradisonal yang biasanya disuguhkan kepada tamu pada acara adat ataupun sebagai cemilan jika ada tamu yang datang ke rumah. Rebok bisa dinikmati dengan langsung memakannya ataupun mencampurnya dengan alpukat dan roti tawar.

Makanan khas orang Manggarai yang berada di bagian barat pulau Flores ini terbuat dari campuran tepung beras dan kelapa parut yang digongseng sehingga cemilan ini berbentuk bubuk dengan cita rasa yang agak mirip dengan sagon. Oleh-oleh khas Labuan Bajo ini dapat kamu jumpai di pusat oleh-oleh yang banyak tersebar di setiap sudut Labuan Bajo.

2. Roti Kompyang

Oleh-oleh khas Labuan Bajo yang wajib kamu coba selanjutnya adalah Roti Kompyang. Kalau dilihat sekilas, roti ini memang mirip dengan bakpia namun polos tanpa isian dan ada tambahan biji wijen di atasnya. Roti ini memiliki tekstur yang agak keras dengan aroma khas yang berasal dari taburan biji wijen.

Meskipun bukan makanan khas dari Labuan Bajo, menyantap Roti Kompyang seakan sudah menjadi kewajiban bagi para turis yang mengunjungi Labuan Bajo. Untuk bisa menikmati roti berbentuk oval ini, para wisatawan bisa membelinya di Toko Roti & Kue Theresa ataupun pusat oleh-oleh lain di sekitar Labuan Bajo dengan harga mulai dari Rp 1.000 perbiji. Biasanya roti ini paling nikmat disantap di teras rumah sambil ditemani secangkir teh ataupun kopi.

3. Ikan Cara

Sebagai daerah yang sebagian penduduknya bekerja sebagai nelayan, tidak mengherankan kalau Ikan Cara menjadi oleh-oleh khas Labuan Bajo. Ikan Cara sendiri adalah jenis ikan yang banyak ditemui di perairan NTT. Namun sebelum dijadikan oleh-oleh khas Labuan Bajo, Ikan Cara sebelumnya akan diolah menjadi ikan asin yang nantinya akan diikat menggunakan tali dari bambu dan siap untuk dipasarkan.

Dari tampilannya, oleh-oleh laut khas Labuan Bajo ini berbentuk tipis kering dan paling enak disajikan dengan cara digoreng dan disantap bersama sambal terasi dan nasi putih hangat.

4. Kopi Manggarai

Sebelum bernama Kopi Manggarai, oleh-oleh khas Labuan Bajo ini dulunya dikenal sebagai Kopi Flores. Dan merupakan salah satu jenis kopi asal Indonesia yang sudah terkenal hingga mancanegara karena rasa dan aromanya yang mantap. Untuk Kopi Manggarai Arabika, rasanya asam seperti lemon dengan aroma yang tentunya tidak mengecewakan. Sedangkan untuk Arabika, kopinya halus dan ada sedikit sensasi mint pada setiap seruputnya.

Untuk bisa mendapatkan oleh-oleh khas Labuan Bajo yang satu ini tidaklah sulit, karena di setiap pusat oleh-oleh ataupun minimarket tersedia Kopi Manggarai dengan merk dan kemasan yang bermacam-macam.

5. Kain Songke, Baju Chomabee, dan Kerajinan Tangan

Oleh-oleh khas Labuan Bajo favorit turis selanjutnya adalah macam-macam kerajinan tangan seperti gelang mutiara, kalung mutiara, sampai cincin. Kain Songke merupakan kain tenun asli Flores lebih tepatnya daerah Manggarai. Biasanya kain ini dikenakan sebagai pakaian adat oleh penduduk asli Manggarai. Karena kain ini masih dibuat secara tradisional, harganya pun terbilang cukup mahal yakni mulai dari Rp 500.000 sampai jutaan rupiah untuk Kain Songke dengan kualitas premium, tapi harga tersebut sebanding dengan proses pembuatannya yang cukup memakan waktu.

Buat kamu yang ingin membeli Kain Songke dan kerajinan tangan sebagai oleh-oleh khas Labuan Bajo bisa mengunjungi Exotic Komodo Souvenir Shop yang terletak di Labuan Bajo, Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Selain itu untuk kamu yang ingin mencari oleh-oleh khas Labuan Bajo berupa kaos, mungkin bisa mencoba mengunjungi toko baju Comabee yang berlokasi di Jalan Pantai Pede Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Di toko ini kamu bisa menjumpai baju khas Labuan Bajo dengan tampilan berupa kata-kata berbahasa Manggarai. Selan itu di toko ini juga tersedia sovenir lain khas Labuan Bajo.

Nah, itulah beberapa oleh-oleh dari Labuan Bajo yang kami rekomendasikan untuk kamu. Semoga informasi ini bisa bermanfaat!

Komodo Labuan Bajo Flores, Wisata ke Pulau Padar, Pink Beach, Pulau Kalong

Komodo Labuan Bajo Flores, Wisata ke Pulau Padar, Pink Beach, Pulau Kalong

Hallo teman-teman semuanya, selamat datang kembali di Ceritaku Ceritamu bersama saya Franny Constantina. Video kali ini, merupakan lanjutan dari video sebelumnya Kali ini kita akan berlayar kembali menuju pulau-pulau berikutnya di perairan Taman Nasional Komodo — langsung saja kita saksikan tayangannya Kapal PHINISI yang kami naiki mulai kembali berlayar dari Pulau Kelor dengan destinasi berikutnya ke Pulau Padar. Pulau padar ini merupakan Pulau ke 3 terbesar di Labuan Bajo Sepanjang perjalanan menuju Pulau Padar, kami hanya beristirahat saja di kapal karena lelah setelah banyak melakukan aktifitas di Pulau sebelumnya yaitu pulau Kelor Dan tentunya kita juga harus mempersiapkan tenaga dan persiapan fisik yang ekstra karena setibanya di Pulau Padar nanti, kita harus mulai perjuangan baru dengan trekking naik keatas bukit Pulau Padar. Tiba di Pulau Padar hari sudah menjelang sore, segera kami berkemas agar peralatan memotret tidak ketinggalan dan siap untuk merapat ketepi pantai dengan menggunakan boat kecil.

Perjuangan untuk naik keatas bukit pulau padar pun dimulai. Kita harus berjuang selangkah demi selangkah menaiki anak tangga yang entah berapa ratus anak tangga jumlahnya ini, tinggi sekali Sesekali saya berhenti untuk istirahat sejenak, sambil memotret keadaan sekitar, agar tetap semangat untuk dapat mencapai puncak Pulau Padar Setibanya di puncak, semua rasa letih dan lelah pun sirna, karena kita disambut dengan pemandangan Pulau Padar yang luar biasa indahnya Semua rasa lelahpun terbayar lunas Tak lama kemudian, langit pun berubah kemerahan , pertanda senja mulai tiba Ini merupakan saat yang ditunggu-tunggu Karena menikmati matahari terbenam di puncak ini merupakan sebuah momen yang luar biasa Tak lupa juga kami berfoto selfi agar dapat mempunyai
kenangan indah ketika berada di Pulau Padar ini. Ketika waktunya untuk kembali ke kapal pun, kami tidak lupa juga memotret Milky Way yang diambil dari area dermaga. Keesokan harinya, kembali lagi naik keatas Pulau Padar untuk mengabadikan momen saat Matahari terbit Tentunya kami akan motret dari sisi yang berbeda Pagi-pagi subuh, kami sudah bangun dan naik kapal kecil lagi untuk merapat ke pantai. Setibanya diatas bukit, kamimasing-masing sibuk mencari spot photo yang terbaik untuk memotret Ketika hari sudah semakin siang, tampak banyak pengunjung lain mulai berdatangan, dan gantian kami turun kembali ke kapal untuk sarapan, mandi dan istirahat sejenak sambil menyiapkan fisik agar tetap fit dan semangat tiba di destinasi berikutnya yaitu Pulau Komodo.

Dari kejauhan sudah terlihat dermaga pulau komodo dengan pemandangannya yang indah. Sepertinya masing-masing pulau di sekitar Taman Nasional komodo ini, mempunyai keindahan alam dan daya tarik sendiri-sendiri Pulau Komodo adalah pulau terbesar di kawasan Taman Nasional Komodo dan merupakan tempat habitat asli Komodo. Turun dari kapal, Dengan penuh semangat kamipun berjalan beriringan dari dermaga masuk ke area
kawasan Taman Nasional Komodo ini Meskipun Cuaca terasa cukup panas, namun terasa teduh, karena banyak pohon2 rindang disepanjang jalan dan juga toko2 cinderamata yg berjejer hingga kami tiba di pos pertama untuk membayar tiket masuk .

Disini kita akan dijelaskan beberapa peraturan yang harus di taati saat melakukan trekking. Ada satu hal penting khusus untuk Wanita. Apabila sedang menstruasi harus melapor pada pemandu lokal, agar dapat lebih lagi diperhatikan ketika sedang trekking. Karena Komodo ini indra penciumannya sangat tajam, dan juga dapat menjadi lebih agresif jika mencium bau darah. Kami sepakat memilih trekking jarak pendek saja, yang dapat ditempuh paling lama sekitar 1 jam, dan dikawal dengan 2 orang pemandu Lokal untuk menemani dan menjaga rombongan selama trekking Satu pemandu lokal berjalan dibelakang, dan satu lagi di depan rombongan Pemandu lokal ini sudah terlatih menghadapi Komodo, mereka dilengkapi dengan senjata untuk menghadapi Komodo berupa Tongkat bercabang Sepanjang trekking yang dipenuhi dengan pohon-pohon rindang dan semak belukar, kami semua diwarnai dengan perasaan deg-degan namun juga penasaran Banyak rambu-rambu terpasang disepanjang jalan ini, dan kita harus mematuhi rambu tersebut, salah satu diantaranya : Sssst Jangan berisik.. Nah Ini artinya kita tidak boleh ribut, karena disekitar ini biasanya menjadi tempat komodo berjemur sambil tetap mengintai mangsanya. Kita harus benar-benar jeli melihatnya, karena bentuk tubuhnya kadang-kadang menyerupai batang bambu. Jadi kami semua harus selalu tetap waspada Jangan sampai mengusik Komodo yang sedang berjemur itu Biasanya pemandu lokal tersebut, akan memberi tahu kamiapabila ditempat sekitar ada Komodo nya Bahkan sesekali terlihat komodo yang sedang berjalan, inipun mampu membuat kami semua menahan napas, tak bersuara, juga tak bergerak diikuti perasaan takjub sekaligus takut juga Benar-benar pengalaman yang luar biasa mencekam pastinya, antara takut tapi juga niat penuh untuk melihat binatang yang dilindungi ini.

Tetap harus selalu hati-hati, tidak boleh memisahkan diri dari rombongan. Karena meskipun gerakan komodo itu terlihat lambat dan malas, namun apabila terusik, hewan inipun dapat tiba-tiba menjadi agresif dan bergerak dengan cepat Dan yang jangan sampai terlupa juga, disini kita bisa berfoto juga bersama Komodo, yaitu foto dibelakang Komodo. Namun tetap harus mengikuti peraturan dan aba-aba yang diberikan dari pemandu lokalnya Sebelum naik kembali ke kapal, kami sempatkan juga untuk berfoto bersama agar mempunyai kenangan yang sungguh sangat berkesan ditempat ini Ketika kami sudah berada dikapal kembali dan melanjutkan perjalanan ke pulau yang berikutnya kegiatan yang kami lakukan selama perjalanan tak lain dan tak bukan adalah santai sambil ngobrol sekaligus motret seru2an diatas kapal. Seru banget pastinya, karena tidak setiap saat kita dapat ngumpul
bareng seperti ini sambil motret2 diatas kapal ditengah laut yang indah ini Puas dengan motret seru2an, beberapa teman ahirnya snorkling di spot snorkling yang kita lewati. Aku tidak ikut snorkling bersama mereka karena lumayan cukup letih beberapa kali naik mendaki keatas bukit dan juga trekking, jadi saya hanya memandang keseruan mereka bermain air ditengah laut dari atas kapal Pink Beach, sebuah pantai berpasir berwarna kemerahan.

Pantai ini tidak begitu luas, namun selalu ramai dengan pengunjung Disini juga merupakan salah satu tempat snorkeling, karena taman bawah lautnya yang masih terjaga dan penuh dengan ribuan jenis ikan serta terumbu karang. Di pantai ini terdapat bukit memanjang dari ujung pantai ke ujung pantai yang lainnya dan sayapun memutuskan untuk memandang indahnya Pink Beach ini dengan mendaki ketas bukitnya Dari atas bukit, kita pun dapat melihat indahnya bukit2 dikejauhan, benar2 menakjubkan pemandangan alamnya, sayang jika tidak di abadikan . Perjalanan ahirnya tiba di Pulau Kalong dan kami berencana untuk menikmati matahari terbenam di pulau Kalong ini. Hari masih terang ketika tiba disini, dansambil menunggu saatnya Sunset, kitapun turun menepi menuju pantai. Kembali lagi disini beberapa teman mengisi waktu dengan berenang sambil snorkeling dan ada yang sendiri menikmati indahnya suasana alam Sedangkan saya bersama bu Puspa, bersama kita jalan dipesisir pantai sambil mencari kerang-kerang kecil yang banyak bertebaran di pesisir pantai. Ketika langit sudah terlihat mulai kemerahan, kamipun segera kembali ke kapal, agar bisa menikmati indahnya suasana matahari terbenam dari atas kapal, dan juga saat itu ada pemandangan yang sangat menakjubkan, yaitu ratusan kalong atau kelelawar secara bersamaan keluar dari rumahnya di pulau Kalong ini dan terbang diatas langit yang berwarna kemerahan.

Indah pemandangannya. Namun saya hanya sempat mengabadikan momen tersebut sebentar saja, karena terkesima dengan indahnya keadaan. Keesokan harinya sebelum matahari terbit kami semua sudah terbangun, dan sambil menikmati kopi atau teh, kamipun duduk-duduk sambil menghirup udara segar dan menikmati indahnya pemandangan pagi hari. Kapal pun sejak pagi-pagi sekali sudah bergerak, berlayar kembali setelah semalam kita menginap di perairan di sekitar pulau Kalong. Ketika matahari sudah menampakkan sinarnya, mulai lagi kesibukan diatas kapal terjadi semua tidak ingin kehilangan momen memotret dari atas kapal dikala matahari terbit Secara bergantian masing-masing pun siap menjadi modelnya, meski kami semua belum sempat mandi dipagi hari Seru, asyik dan menyenangkan sekali kebersamaan yang terjalin diantara kami semua. Sungguh merupakan pengalaman yang sangat berbeda, menikmati indahnya suasana matahari terbit ditengah laut, terasa sangat bermakna Dalam perjalanan kembali ke pelabuhan Labuan Bajo, kami singgah sejenak ke desa nelayan di Pulau Messah , dan bertemu dengan penduduk setempat. Mereka semua menyambut kedatangan kami dengan hati riang gembira dan sangat ramah. Baik anak-anak maupun orang tuanya semua senang dengan kehadiran kami di pulau tersebut. Desa nelayan di Pulau Messah, dengan penduduknya yg ramah dan bersahaja ini, letaknya tidak begitu jauh dari Labuan Bajo.Dapat dijangkau dengan naik kapal selama 1 jam atau sekitar 20 menit degan naik speedboat. Ahirnya Kapalpun tiba kembali di pelabuhan Labuan Bajo Tanpa terasa, perjalanan 3 hari 2 malam berlayar di perairan Taman Nasional Komodo inipun harus berakhir dengan membawa sejuta kebahagiaan indah . Kita sudah tiba kembali di Pelabuhan Dermaga Labuan Bajo Setelah menikmati Komodo Trip selama 3 hari 2 malam Bu Puspa Sampai jumpa lagi Mana nih Pak Har Tuh Pak Har tuh Pak Har, pagi-pagi jangan gedor2 ya sunrise sunrise Masak janjian setengah lima, setengah enam baru bangun eeeeh
….

enak ajaa Terima kasih untuk teman2 yang sudah menyaksikan tayangan ceritaku ceritamu berlayar ke pulau Komodo dan sekitarnya ini, jangan lupa Klik Subscribe jika Anda belum subscribe, agar kita dapat jumpa kembali di video ceritaku ceritamu selanjutnya.

Tujuan Wisata dan Kegiatan Tamu Ketika Berlayar Dengan Kapal Wisata Di Indonesia

Tujuan Wisata dan Kegiatan Tamu Ketika Berlayar Dengan Kapal Wisata Di Indonesia

Hai teman-teman apa kabar semua, di sini bersamaku lagi Jheng Fit. Pada kali ini saya akan membahas kemana kapal pesiar Indonesia berangkat dan berlayar? Siapa tamu biasanya?Dari mana asalnya? Apa yang akan kamu lakukan? Bisakah staf bergabung dengan aktivitas dengan tamu saat bertugas? Mari kita lihat semua cerita dalam video ini yang akan saya bahas semua. Jadi jangan sampai ketinggalan, nantikan terus, mohon jangan dilewati.
Terima kasih. Bagi Anda yang baru bergabung dengan channel ini dan baru menemukannya, selamat datang di Channel Jheng Fit. Di sini biasanya saya membahas seluk beluk dunia awak kapal yang bekerja di kapal pesiar yang beroperasi di perairan Indonesia.

Dan saya juga ingin memperjelas bahwa saya hanya ingin berbagi cerita seperti apa kehidupan awak kapal yang bekerja di kapal pesiar yang beroperasi di perairan Indonesia. tidak lebih dari itu. Juga di saluran ini saya tidak bermaksud mempromosikan kapal apa pun. Jadi meskipun ada gambar di video sebelumnya atau masa depan atau bahkan di video ini, Sekadar untuk memberikan gambaran guys, seperti apa bentuk kapal di Indonesia, Dan interior, serta suasana kerja. Itu dia. Tidak ada tujuan atau maksud lain untuk mengiklankan kapal apapun. Nah, daripada membuang-buang waktu, mari kita lanjutkan ke ceritanya. Pertama-tama saya ingin membahas, kemana perjalanan kapal atau kapal pesiar? Untuk kapal jenis ini biasanya beroperasi di wilayah timur Indonesia. Area
yang akan dijelajahi biasanya di sini, saya buat gambar, begitulah. Saya minta maaf atas peta atau kurang pandai menyediakannya mohon dimaklumi karena saya bukan ahli di bidang ini. Untuk daerah-daerah tersebut, Derawan dan Bitung biasanya banyak ditemukan di sini. Dan di sini biasanya Pima, Sumba, dan Sumbawa. Rute yang
paling umum adalah Flores, Ambon hingga wilayah Papua. Jadi untuk rute penerbangan biasanya kayak hmm saya akan jelaskan, Misal kapal pesiar adalah tamasya Komodo 10 hari, artinya tamu akan check-in di Labuan Bajo dan juga berangkat di Labuan Bajo. Jadi selama 10 hari kapal hanya akan mengorbit di kawasan Komodo. Apakah mereka snorkeling, pergi ke pantai, dll. Kemudian untuk perjalanan Raja Ampat, selanjutnya tamuakan check-in di Sorong atau Waisai, dan juga akan check-out di Sorong atau Waisai. Misalnya perjalanannya 12 hari. Kemudian selama 12 hari kapal akan berputar di kawasan Raja Ampat. Karena kawasan Raja Ampat dan sekitarnya sangat luas. Jadi butuh beberapa hari untuk menjelajah. Lalu ada juga perjalanan yang disebut trip transit. Misalnya perjalanan dari Panda ke Raja Ampat Ini akan dimulai di Ambon. Itu diakhiri dengan Sorong atau Waisai.

Jadi para tamu akan check-in di pelabuhan Ambon, setelah 14 hari (misalnya perjalanan memakan waktu 14 hari) dan kemudian para tamu akan check-in di Sorong atau Weisai. Jadi selama empat belas hari ini, kapal akan berhenti di beberapa titik aktivitas. Di mana Anda biasanya berlayar? Kegiatan apa yang akan Anda lakukan untuk tujuan itu? Apa sebenarnya yang kamu cari? apa yang terjadi disana? Jadi saya akan membicarakannya sekarang. Jadi banyak sekali aktivitas yang bisa dilakukan oleh para tamu ini. Hal utama dan favorit adalah menikmati keindahan bawah laut yang sangat kita nikmati dan banggakan. Misalnya banyak terumbu karang yang indah, dan banyak spesies ikan yang bisa mereka lihat di sana. Untuk menjelajahinya, mereka biasanya menyelam untuk melihat unta di bawah laut. Mungkin ada jenis terumbu karang atau ikan yang hanya ditemukan di kedalaman beberapa meter saja, dan hanya terdapat di perairan ini saja. Jadi mereka benar-benar ingin melihatnya segera diterapkan. Ada juga para tamu yang suka berenang di atas atap. Temukan perairan dangkal, sehingga hanya menyelam ke permukaan, dan Anda tidak perlu menyelam. Kalaupun harus menyelam, tidak terlalu dalam, jadi mereka bisa menyelam bebas. Ada juga orang yang suka mencari ombak. Biasanya mereka pergi ke daerah yang saya sebutkan tadi, misalnya seperti Sumba dll, dan biasanya mereka mencari ombak untuk berselancar Apa lagi? Biasanya dia akan mencari
pantai. Carilah pulau tak berpenghuni dengan pantainya yang bagus, agar para tamu bisa melakukan aktivitas di pantai tersebut.Baik itu sekedar snorkeling disekitar pantai, sekedar ingin berenang, ataupun ingin menikmati sunset, Atau mereka hanya ingin berjemur sambil bersantai dan membaca buku, atau mereka ingin makan malam di pantai dan menikmati suasana dan suara ombak, Atau mungkin mereka ingin mengadakan pesta kecil-kecilan agar bisa mengobrol dengan temantemannya, biasanya kegiatan pantai. Atau mereka ingin melakukan apapun yang mereka suka atau menghujat. Dan aktivitas lainnya mungkin seperti menjelajahi hutan. Berjalanlah
ke dalam hutan, sehingga bisa menjelajahi hutan, dan berjalan kaki selama beberapa jam di tengah hutan untuk melihat suasana di dalam hutan. Mereka mungkin ingin melihat burung di hutan, jenis ular di luar sana, jenis serangga di luar sana, Mereka pasti ingin melihat langsung spesies atau tumbuhan yang ada di lingkungannya. Dan aktivitas lain yang bisa dieksplorasi misalnya mencari air terjun dan mencari danau, sehingga mereka bisa
menikmati keindahan air terjun, baik dengan berenang maupun berfoto. Mereka bisa berenang di danau atau hanya ingin berfoto di danau. Lalu ada aktivitas lain, seperti hiking. Berjalan melalui perbukitan atau pegunungan. Itu yang mereka suka juga. Biasanya kami akan ikut mendampingi mereka. Untuk melihat pemandangan dari atas, seperti apa pemandangan epik di bawah ini Hmmm ..

Saya akan menunjukkan fotonya di sini. Sangat keren bukan? Ada juga kegiatan mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Nah apa lagi … biasanya mereka juga suka diajak hiking melihat desa-desa terpencil di pelosok, Dimana mereka bisa melihat seperti apa budaya lokalnya. Memasak, menari dan menyaksikan langsung proses pembuatan ikat, maka mereka akan sangat senang dengan kegiatan tersebut. Hmm, apa lagi? Ketika mereka tidak ingin turun dari kapal, mereka hanya akan menikmati suasana di atas kapal. Misalnya, mereka hanya ingin berjemur di dek sambil membaca buku, minum, menikmati snack atau apapun yang ingin mereka lakukan di kapal, atau Berbaringlah di kamar, dan ketika mereka malas keluar, mereka biasanya akan tetap di kapal. Siapa tamunya, bisa
siapa saja. Tanpa batas. Selama mereka mampu membayar biaya yang harus dikeluarkan untuk kapal tersebut Untuk harga, siapa pun bisa, dan tidak ada batasan siapa yang bisa dan siapa yang tidak. Mereka bisa saja menjadi pelayan restoran, pekerja bank, CEO, manajer, direktur, presiden, menteri, bahkan raja. Siapapun mungkin. dari negara mana. Bisa jadi lokal juga. Diskusi terakhir Apakah kru dapat berpartisipasi dalam aktivitas tamu?
Misalnya, dia suka menyelam, dia suka menyelam, Atau Anda ingin mendaki untuk melihatpemandangan Raja Ampat naik ke gunung atau bukit, apakah ini mungkin atau tidak? Jawabannya sebenarnya tergantung.

Mengapa saya katakan itu tergantung? Sesuai izin. Misalnya, apakah supervisor Anda mengizinkan Anda? Kaptenmu? bosmu? Manajer perjalanan Anda? Itu semua tergantung mereka. Biasanya ya Anda bisa, selama pekerjaan Anda selesai. Karena kami terutama beroperasi di kapal untuk bisnis, bukan untuk perjalanan. Jadi prioritaskan bisnis Anda dulu, Lengkapi terlebih dahulu dan kemudian bicaralah untuk meminta izin dari atasan Anda atau siapa pun yang menurut Anda dimintai izin. Bolehkah saya hanya berkeliling, pekerjaan saya telah selesai dan nanti saya hanya perlu melakukan beberapa pekerjaan kecil ketika saya kembali, cukup jelaskan kalian. Dan biasanya jika tidak ada masalah maka Anda pasti diperbolehkan pergi. Nah inilah cerita yang bisa saya bagikan dalam video saya kali ini. Harap Anda menyukainya. Jika menurut Anda video saya berguna, atau jika video saya yang lain bermanfaat bagi Anda atau menurut Anda berguna bagi orang lain, Silakan bagikan sebanyak mungkin di mana saja, dan jangan ragu untuk melakukannya. Bagi yang belum subscribe silahkan subscribe terlebih dahulu dan aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update terbaru dari video berikut ini. Sampai jumpa lagi di video saya yang lain, sampai jumpa, semoga harimu menyenangkan. Selamat tinggal , Jadi banyak laki-laki yang tamunya bisa melakukannya *** jadi banyak laki-laki yang bisa melakukannya dengan cara *** sehingga para tamu bisa melakukannya. Untuk mulai berkeringat.

Eksplorasi Keajaiban Labuan Bajo Indonesia

Eksplorasi Keajaiban Labuan Bajo Indonesia

saya sangat ingin melakukan ini Jika kita benar-benar pergi ke sana, kita akan menjadi liar. Saya pikir kami akan sangat menyukainya, Sallo! Satu dua tiga, *ciuman* Dream of me, hai, ini Dreamcatcher! * MV Dreamcatcher ‘BOCA’ * (Produser) Apakah anggota Dreamcatcher pernah ke Indonesia? Ya! Apakah Anda pernah mengikuti tur kami, bukan? (Produser) Kemana saja kamu ke Indonesia? Bukankah kita pernah ke Jakartasekali? Oh, kamu benar. Yah, aku ingat itu. Banyak penggemar di bandara sangat responsif. Selamat datang kami! Ya benar Kami sangat bahagia (Produser) Video yang akan kita tonton sekarang… Bisakah Anda membaca judulnya sekali? Tentu! Yoo Hyeon, tolong baca ~ Sebuah … Eksplorasi La … buan Bajo yang Menakjubkan ?? (Produser) Ya. Video yang akan Anda lihat hari ini adalah tentang sebuah pulau bernama ‘Labuan Bajo’ Ah! (Produser) Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak pulau, yang terkenal sebagai pulau paling berbatu dan indah. Ah ~ Wow Sekarang, saya akan memainkannya. Bajo? Wow ~ Aku sangat ingin pergi ke tempat seperti ini sekali Oh aku juga Sungguh, lihatlah warna air itu, warna air itu! Wah, bagaimana mungkin tempat seperti ini benar-benar ada? Jika saya pergi ke sana, saya pikir saya akan merasa nyaman, bukan? Saya berharap kita pergi ke tempat seperti itu nanti Oke, ayo pergi, ayo pergi Saya pikir tidak akan sulit untuk naik sebanyak ini Wow! Betulkah? Apa itu benar-benar ada di pulau itu? Apa itu buaya? Tapi, tahukah Anda, itu berbahaya Oh benarkah? Kenapa ?, Bukankah itu salamander? Saya dengar itu benar-benar bergerak cepat Oh kamu benar Bukankah itu menggigit seseorang? Itu berbahaya. Lihat,
seseorang melindungi videografer Tapi terlihat sangat bersih di sana Saya dapat menebak bahwa setiap orang hidup bersama. Siapa nama teman itu? Wow ~ Bukankah ini adegan dari film? Wow, di tempat ini … Di Luar Negeri … Wow ~~! Akan sangat bagus, apa yang bisa saya lakukan? (Saya sangat ingin pergi ke sana) (* Terengah-engah *) Kelihatannya sangat enak! Lobster itu terlihat sangat menakjubkan lol Mereka terlihat sangat bahagia Jika saya pergi ke sana, bisakah saya bermain seperti itu? Ya Benar-benar mimpi… (tempat) Wow ~ hei, jika kita benar-benar
pergi ke sana, kita akan menjadi liar. Saya pikir kami akan sangat menyukainya, Pasti sangat menyenangkan Wow ~ * kekaguman * Ini benar-benar hanya tempat liburan Wah, airnya… (* Terengah-engah *) aku ingin pergi ke sana Akan menyenangkan minum sambil berjalan seperti itu Saya ingin pergi tur tiba-tiba karena saya menonton video ini benar Saya ingin melakukan perjalanan Itu sangat indah Saya pikir itu akan sempurna bagi
mereka yang khawatir ke mana harus pergi setelah situasi COVID-19 Tampaknya tertata dengan baik sehingga Anda bisa merasakan beberapa tempat sebagai tujuan wisata. Oh,saya sangat ingin melakukan ini Scuba diving, benar Sua unnie, apakah Anda ingin pergi ke sana dan mengambil foto? Ya, lakukanlah SANGAT LUAR BIASA Baik… Lihatlah warna air itu… Mengapa Anda bisa melihat semuanya (di bawah air)? Bagaimana airnya begitu jernih?
aku berkata padamu (Mereka menonton videonya) Aku orang yang baik di gunung berbatu Benar, benar, benar Apa ada gua di sana? Wow ~ Mereka berenang di sana? Aku tidak bisa Sepertinya air tidak tertahan dan terus mengalir.
Airnya sangat bersih Oh, saya rasa Anda benar Sepertinya jalur air dari sini ke laut Pantai merah muda Ah! Apakah warna pasirnya merah muda? Oh, saya rasa juga! Oh, ada yang menari sekarang Wow Apakah itu tarian? Ya, benar. Ekspresi ‘tarian’ muncul di video. Jika kita menikmati pulau seperti di video ini, mungkin tidak menyadari waktu yang berlalu sepanjang hari Betulkah Itu sangat indah, sangat indah Apakah sudah berakhir ?, Apakah
klip ini sudah selesai? Indonesia yang luar biasa Waktu berlalu dalam sekejap (tepuk tangan) Pulau yang kita lihat di video itu bernama ‘Labuan Bajo’, bukan? Ya benar Itu sangat cantik Nanti, jika keadaan (tentang COVID-19) membaik dan kami punya waktu, Kami pasti akan mengunjungi pulau itu Ya, kami akan berada di sana suatu hari nanti Dan meskipun hanya dilihat melalui video, pulau ini tampaknya menjadi pulau indah yang
menarik orang Saya tidak tahu sampai sekarang, tetapi sekarang itu adalah tujuan nomor satu yang ingin Anda kunjungi! Saya ingin pergi ke tempat nomor satu di daftar keinginan saya Saya benar-benar ingin mengirim ibu dan ayah saya dalam perjalanan ke pulau itu nanti Kedengarannya bagus, Wow ~ Ayo pergi juga Karena situasi tentang COVID-19 semakin sulit, Saya berharap kita semua bisa pergi ke resor di mana kita bisa menyembuhkan pikiran kita, dan kita memiliki waktu yang baik untuk bersantai dan menikmati. Silakan suka, berlangganan, dan setel alarm tentang ‘Sallo’! Dan tolong cintai juga Dreamcatcher! Kami adalah Dreamcatcher. Selamat tinggal!.